Inilah Dampak Buruk Anak Sering Bermain Gadget

Inilah Dampak Buruk Anak Sering Bermain Gadget

Selamat datang di websaite resmi aman terpercaya sebagai penjual obat herbal alami Toko Zahra Herbal Kami sebagai agen resmi terbaik dan TERPERCAYA yang siap melayani, pemesanan, dan pengiriman obat herbal keseluruh penjuru kota yang berada di Indonesia dan di kirim dengan jasa JNE. Kali ini kami akan berbagi informasi seputar kesehatan yaitu dampak buruk anak sering bermain gadget.

Perkembangan teknologi bukan hanya memberikan pengaruh yang baik, tetapi juga mendatangkan pengaruh yang kurang baik, semuanya tentu ada positif dan negatif. Salah satunya adalah perkembangan gadget yang kini kian marak digunakan di kalangan anak-anak. Anak yang sering memainkan gadget akan memiliki perkembangan emosional yang berbeda dengan anak yang seringnya bermain dengan teman sebayanya di luar rumah. Tahukah Anda bahwa dampak buruk tersebut banyaknya memiliki jangka waktu yang panjang? Sebelum hal tersebut terjadi, ada baiknya Anda mengetahui dampak buruk anak sering bermain gadget yang dijelaskan berikut ini:

1. Perkembangan otaknya menurun

Pada usia lima tahun pertama hidupnya, otak anak sangat berkembang pesat. Berbagai penelitian bahkan menunjukkan bahwa terlalu sering bermain gadget akan memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan anak menjadi kurang perhatian terhadap lingkungan sekitar.

2. Mengalami radiasi

Universitas Leeds di Nottingham dan Universitas Manchester and Institute of Cancer Research, London, Inggris dalam penelitiannya menyatakan bahwa syaraf anak masih berkembang dan tengkoraknya yang tipis membuatnya rentan terserang radiasi ponsel. Para peneliti mengungkapkan bahwa penggunaan telepon genggam di dekat kepala anak dikhawatirkan akan menghancurkan sel otak balita.

3. Kemampuan interaksi sosial kurang

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di The New York Times, penulis buku iBrain:Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind dan Direktur Longevity Center di Universitas California, Dr Gary Small, seorang penulis buku sekaligus direktur Longevity Center Universitas California menyatakan bahwa anak-anak yang terlalu banyak menghabiskan waktu dengan teknologi, akan mengurangi interaksi dan mengganggu keterampilannya dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Inilah Dampak Buruk Anak Sering Bermain Gadget

4. Tempramental / Agresif

Coba sesekali perhatikan perilaku anak yang berinteraksi dengan gadget selama berjam-jam lamanya. Apakah anak Anda menjadi lebih agresifdari biasanya? Tantrum adalah bentuk paling umum dari agresivitas di kalangan balita. Sikap agresif dan tantrum merupakan akibat dari paparan gadget. Saat mereka tumbuh dewasa, anak-anak yang kecanduan game lebih mungkin untuk tidak mematuhi orang tuanya dibanding dengan anak-anak yang tidak sering menghabiskan waktunya dengan gadget.

5. Mengalami Obesitas

Aktivitas berlama-lama di depan komputer, playstation, maupun mengurung diri di kamar sambil bermain game di smartphone tidak dapat membakar kalori di tubuhnya. Aktivitas di luar rumah sambil bermain ayunan di taman, lari-larian atau petak umpet dengan teman sebayanya justru lebih baik dibanding memberikan anak gadget agar bisa diam di rumah. Hal ini justru hanya akan membuat anak mengalami obesitas karena tubuhnya tidak terbiasa bergerak. Penyakit komplikasi lainnya yang mungkin terjadi di kemudian hari adalah diabetes, serangan jantung dan stroke.

6. Merusak penglihatan

Kontak yang terlalu lama di depan layar komputer dapat merusak mata. Para ahli mengatakan, penglihatan yang baik diperoleh jika menatap benda dari jarak yang bervariasi. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang kecanduan bermain game komputer lebih mungkin mengalami gangguan pada mata mereka lebih dini.

7. Kurang berminat bermain di alam terbuka

Gadget memiliki kemampuan membunuh perkembangan anak secara perlahan dan tanpa disadari. Terbukti dari banyaknya orang tua yang tidak menyadari bahwa anak mereka menjadi terasing dari alam, tumbuhan, hewan, danau, dan langit karena telah diberikan gadget. Balita harus mampu melempar bola, melompat, berlari, dan bernyanyi. Intinya, anak harus aktif bergerak untuk merangsang perkembangan saraf motoriknya, baik itu motoric kasar maupun motoric halusnya.

Itulah beberapa dampak buruk pemberian gadget yang menyebabkan anak kurang beraktifitas di luar rumah sehingga menjadikan mereka tidak peka terhadap alam dan lingkungan sosial di sekitarnya. Mencegah lebih baik dibanding mengobati. Biarkan anak-anak bebas menjalani kehidupannya dengan berbagai pengalaman menyenangkan yang disediakan oleh alam.

Simak terus obatanakherbal.web.id untuk mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat lainnya.

Baca Juga :

Cara Yang Tepat Agar Anak Mau Makan

Khasiyat Dan Manfaat Jambu Biji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *